Monday, September 28, 2015

Save Our Nature - Go Green!

Berikut merupakan bukti nyata upaya melaksanakan Go Green:

1.   Tidak membuang sampah sembarang tempat.
Yaa, seperti yang kita tahu bahwa masyarakat kita kurang peduli akan kebersihan lingkungan. Masih banyak sekali masyarakat yang membuang sampah di tepi sungai, di jalan raya, atau dimanapun mereka berada. Sebaiknya, mulai sekarang kita biasakan membuang sampah pada tempatnya

2.   Penggunaan air bersih seperlunya.
Kita juga tidak boleh membuang-buang air untuk sesuatu yang tidak penting

3.   Tanamlah minimal satu pohon untuk setiap orang.
Selain untuk penghijauan lingkungan, rumah kita juga akan terasa sejuk jika ada pepohonan

4.   Gunakan kertas secara maksimal dengan cara memanfaatkan kedua sisinya.
Salah satu pemborosan kertas biasa dilakukan oleh para siswa yang tidak ingin memakai kedua belah kertas. Mereka hanya menggunakan salah satu sisinya. Sedangkan kertas sebelahnya masih kosong. Mulai dari sekarang, biasakan menggunakan kertas kedua belah sisi dan digunakan untuk mencatat sesuatu yang penting.

5.   Hematlah pemakaian listrik seefisien mungkin.
Mematikan alat elektronik yang tidak digunakan, seperti TV, Kipas Angin, dan lain-lain

6.   Penggunaan transportasi massal seperti busway, bus, angkot  sangat dianjurkan.
Jika setiap orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi mereka, maka polusi kendaraan semakin meningkat, usahakan untuk lebih banyak menggunakan transportasi umum

7.   Menggunakan transportasi yang bebas emisi gas seperti motor listrik dan sepeda, atau bahkan jalan kaki.
Satu lagi kebiasaan kita, yakni selalu menggunakan kendaraan bermotor untuk ke tempat tujuan, padahal tempat yang dituju terkadang tidak jauh dari rumah. Usahakan untuk lebih banyak berjalan kaki dibanding menggunakan kendaraan bermesin.

8.   Jangan merokok, selain berguna untuk kesehatan juga mengurangi emisi gas di udara.

9.   Memilah sampah, daur ulang yang dapat dimanfaatkan kembali. Banyak sekali benda benda yang dapat didaur ulang, salah satunya adalah botol plastic yang dapat diolah menjadi vas bunga yang cantik, dan lain-lain


10. Menghemat air dan sabun saat cuci tangan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas. Menggunakan air seperlunya.

Sunday, September 27, 2015

Save Our Nature - Go Green!


Ketika pohon telah habis ditebang, ketika perairan sudah tercemar, ketika polutan telah meracuni udara kita, mungkin disitu kita baru sadar betapa berharganya lingkungan bagi kehidupan manusia
Sepenggal celotehan diatas mungkin bisa sedikit menggugah hati kita untuk kembali sadar betapa berharganya lingkungan bagi segala aspek kebidupan di dunia. Lingkungan adalah unsur yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, bagaimanapun juga kita hidup di lingkungan, berdampingan dalam lingkungan dan menyatu dengan lingkungan.
 Menurut Michael Allaby pengertian lingkungan hidup adalah the physical, chemical and biotic condition surrounding and organism. Lingkungan tidak hanya terdiri dari elemen air, udara, tanah, namun segala sesuatu yang ada di alam raya ,baik biotik maupun abiotik, kesemuanya adalah bentuk kompleks yang tidak bisa dipisahkan lagi.
Manusia membutuhkan lingkungan untuk tempat tinggal dan menjalani segala aktifitasnya, namun ada kala lingkungan tak membutuhkan manusia untuk bersamanya. Oleh karena itu sungguh betapa pentingnya bagi kita manusia untuk senantiasa menjaga, merawat, dan mencintai lingkungan kita sendiri. Tapi sangat disayangkan, keadaanya kini sangatlah miris, manusia seolah tak peduli dengan kelestarian lingkungan, atau mereka mengaku peduli terhadap lingkungan tapi tak ada tindakan real dari mereka untuk menjaga kelestarian lingkungan. Masih saja banyak masyarakat kita yang membuang sampah sembarangan, sekalipun sudah disediakan tempat sampah, parahnya mereka enggan berjalan untuk membuang sampah ditempat yang sudah disediakan cuma gara-gara jaraknya sepuluh meter dari mereka. 
Contoh lain, mereka yang dengan bebasnya merokok ditempat umum padahal sudah disediakan smoking area. Inilah yang terjadi di masyarakat kita, mengatakan peduli dan cinta lingkungan tapi tidak ada tindakan nyata dari mereka sebagai wujud peduli lingkungan.
Alam pun sudah memberi peringatan berupa bencana agar manusia sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup, misalnya saja bencana banjir, tanah longsor, bahkan global warming sekarang kita rasakan tidak lain adalah Karena manusia yang tidak mau menjaga keseimbangan alam, mengeksploitasi apa yang ada di alam dan tak memperdulikan dampak jangka panjang dari apa yang mereka lakukan.
Menumbuhkan kesadaran lingkungan tidaklah harus dengan cara menyelenggarakan seminar lingkungan atau melakukan bakti lingkungan besar- besaran. Namun semuanya bisa diawali dengan langkah kecil dari diri sendiri, dari lingkungan kecil dimana kamu tinggal. misalnya dirumah, memelihara tanaman, konsisten membuang sampah pada tempatnya, dan selalu bijak dalam menggunakan sumber energy. Berikut adalah sedikit contoh tindakan kecil yang bisa kita lakukan dilakukan dalam kehidupan kita sebagai wujud tindakan kita menjaga lingkungan:
- Hemat penggunaan air bersih, air merupakan kebutuhan vital bagi kelangsungan hidup manusia oleh karena itu sudah seharusnya kita menjaga kebersihan air dan hemat dalam penggunaanya.
- Hemat dalam menggunakan listrik dirumah, matikan peralatan listrik yang tidak diperlukan, semakin boros kita menggunakan listrik semakin boros pula bahan bakar yang digunakan untuk membangkitkan listrik.
- Tanamlah pepohonan ditempat dimana kamu tinggal, selain pohon besar dan rindang yang bisa menjaga keseimbangan lingkungan, tanaman kecil seperti sansivera dipercaya dapat meredam polusi disekitarnya.
- Batasi penggunaan barang sekali pakai seperti tissue, dan beralih ke barang yang bisa dipakai berkali- kali, hindari pula penggunaan barang yang sukar terurai oleh alam semisal sterofoam/ gabus yang biasanya digunakan sebagai pembungkus makanan.
Beberapa Hal tersebut adalah contoh tindakan kecil yang bisa kita lakukan sebagai perwujudan cinta terhadap lingkungan selain itu juga bisa menghemat energy. Mulai sekarang cintailah lingkunganmu, jaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan, semunya bisa dimulai dari hal terkecil, mulailah sekarang, dari diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan warga dunia. 
SAVE OUR EARTH

Thursday, September 17, 2015

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup - Go Green

UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP



Kerusakan lingkungan hidup terjadi sebagai ulah akibat tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab dalam memanfaatkan sumber daya yang terkandung di alam. Jika proses perusakan unsur-unsur lingkungan hidup tersebut terus menerus dibiarkan berlangsung, kualitas lingkungan hidup akan semakin parah. Oleh karena itu, manusia sebagai aktor yang paling berperan dalam menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup perlu melakukan upaya yang dapat mengembalikan keseimbangan lingkungan agar kehidupan umat manusia dan makhluk hidup lainnya dapat ber kelanjutan.
Upaya pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang berkaitan dengan pengaturan dan pengelolaan lingkungan hidup, yaitu Undang- Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Undang-undang tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 mengenai Analisis Dampak Lingkungan, PP No. 19 Tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran Danau atau Perusakan Laut, dan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, serta Undang Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Adapun inti dari peraturan-peraturan tersebut adalah bagaimana manusia dapat mengelola dan memanfaatkan sumber daya lingkungan secara arif dan bijaksana tanpa harus merusaknya. Apabila ada penduduk baik secara individu maupun kelompok melanggar aturan tersebut maka sudah sepantasnya dikenai sanksi yang setimpal tanpa memandang status. Di lain pihak, masyarakat hendaknya mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan upaya pelestarian lingkungan.
Beberapa contoh bentuk upaya pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup pada wilayah daratan, antara lain sebagai berikut:

1. Reboisasi, yaitu berupa penanaman kembali tanaman terutama pada daerah-daerah perbukitan yang telah gundul.
2. Rehabilitasi lahan, yaitu pengembalian tingkat kesuburan tanah-tanah yang kritis dan tidak produktif.
3. Pengaturan tata guna lahan serta pola tata ruang wilayah sesuai dengan karakteristik dan peruntukan lahan.
4. Menjaga daerah resapan air (catchment area) diupayakan senantiasa hijau dengan cara ditanami oleh berbagai jenis tanaman keras sehingga dapat menyerap air dengan kuantitas yang banyak yang pada akhirnya dapat mencegah banjir, serta menjadi persediaan air tanah.
5. Pembuatan sengkedan (terasering) atau lorak mati bagi daerahdaerah pertanian yang memiliki kemiringan lahan curam yang rentan terhadap erosi.
6. Rotasi tanaman baik secara tumpangsari maupun tumpang gilir, agar unsur-unsur hara dan kandungan organik tanah tidak selamanya dikonsumsi oleh satu jenis tanaman.
7. Penanaman dan pemeliharaan hutan kota. Hal ini dimaksudkan supaya kota tidak terlalu panas dan terkesan lebih indah. Mengingat pentingnya hutan di daerah perkotaan, hutan kota sering dinamakan paru-paru kota.
Adapun upaya pelestarian lingkungan perairan antara lain melalui upaya-upaya sebagai berikut :
1. Larangan pembuangan limbah rumah tangga agar tidak langsung ke sungai.
2. Penyediaan tempat sampah, terutama di daerah pantai yang dijadikan lokasi wisata.
3. Menghindari terjadinya kebocoran tangki-tangki pengangkut bahan bakar minyak pada wilayah laut.
4. Memberlakukan Surat Izin Pengambilan Air ( SIPA ) terutama untuk kegiatan industri yang memerlukan air.
5. Netralisasi limbah industri sebelum dibuang ke sungai. Dengan demikian, setiap pabrik atau industri wajib memiliki unit pengolah limbah yang dikenal dengan istilah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
6. Mengontrol kadar polusi udara dan memberi informasi jika kadar polusi melebihi ambang batas, yang dikenal dengan emisi gas buang.
7. Penegakan hukum bagi pelaku tindakan pengelolaan sumber daya perikanan yang menggunakan alat tangkap ikan pukat harimau atau sejenisnya yang bersifat merugikan.
8. Pencagaran habitat-habitat laut yang memiliki nilai sumber daya yang tinggi, seperti yang telah diberlakukan pada Taman Laut Bunaken dan Taman Laut Kepulauan Seribu.

cr: facebook.com slash
MIPL Amikom Purwokerto

Wednesday, September 9, 2015

Let's Go Green




Go green adalah salah satu upaya untuk menyelamatkan bumi dengan cara menanam berbagai jenis pepohonan.
Dalam Go Green mengenal Konsep 4R, yakni:

-Reduce:
Mengurangi penggunaan barang-barang yang biasa kita gunakan, tujuan utamanya adalah meminimalisir bertambahnya sampah dari sisa-sisa materi
Contoh konkretnya adalah
  • Memanfaatkan kertas-kertas yang masih kosong dan dipakai untuk mencatat sesuatu yang penting
  • Memanfaatkan zaman digital yang ada saat ini,yakni membaca berita menggunakan beberapa website yang menyediakan berbagai informasi yang sedang Anda perlukan.
-Reuse
Menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa dipakai.
Contoh konkrernya adalah
  • Kantung Plastik
Semakin banyak plastik yang Anda guanakan, semakin pesat juga kerusakkan yang ditimbulkan pada bumi. Karena kantung plastik adalah sampah yang paling lama untuk bisa terurai.

-Recycle
Mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi suatu barang yang memiliki nilai kegunaan yang tinggi
Contoh konretnya adalah
  • Botol plastik
Dapat diolah menjadi vas bunga. Menurut penelitian bahkan kertas juga bisa didaur ulang sebanyak 7x

-Replace
Mengganti barang-barang yang dapat merusak lingkungan dengan benda lain yang memiliki fungsi yang sama
Contoh konkretnya adalah
  • Mengurangi pemakaian parfume yang dapat menyebabkan kerusakan pada lapizan ozon. Seperti yang kita ketahui jika lapisan ozon sudah menipis dapat menyebabkan peningkatan suhu yang semakin panas.
  • Mengurangi pemakaian kendaraan bermotor dengan lebih banyak berjalan kaki atau bersepeda jika jarak yang dituju dekat.
Contoh tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan
  • Penebangan pohon & hutan untuk membangun perumahan Real Estate 
Seperti yang kita ketahui, hutan adalah paru-paru dunia. Bagaimana jika paru-paru dunia tersebut sudah tidak ada lagi?
  • Penambangan Pasir Laut
Indonesia sering melakukan penambangan pasir laut  di daerah seperti Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung dan beberapa daerah lainnya. Untuk dieskpor ke luar negeri oleh agen-agen yang tidak bertanggung jawab demi meraup keuntungan yang besar tanpa menyadari bahwa ia telah merusak lingkungan sehingga menyebabkan tenggelamnya pulau-pulau kecil.
  • Polusi Kendaraan
  • Penggunaan kendaraan bermotor memang sangat menyebabkan polusi lingkungan. Selain pernapasan menjadi tidak sehat, lingkungan juga menjadi rusak.
Maka dari itu, kita sebagai orang yang peduli akan lingkungan. Ayo! Kita bersama-sama menanam pohon, demi kelangsungan hidup kita....
Menanam Pohon